Header Ads

Sunday, July 14, 2019

POSTINGAN YANG BIJAK

[19:10, 7/14/2019] Mysl Ustad: Besok senin tgl 15 Juli 2019 putra putri kita sudah masuk sekolah, berikut sebuah renungan untuk kita bersama, Copas dari teman.
Animals Schooling
(Renungan Menyongsong Tahun Pelajaran Baru)
Di sebuah hutan belantara berdirilah sebuah sekolah para  binatang. Statusnya "disamakan" dengan sekolah manusia. Kurikulum sekolah tersebut mewajibkan setiap siswa lulus semua pelajaran dan mendapatkan ijazah.
Terdapat 5 mata pelajaran dalam sekolah tersebut:
a. Terbang
b. Berenang
c. Memanjat
d. Berlari
e. Menyelam
Banyak siswa yang bersekolah di "animals schooling", ada elang, tupai, bebek, rusa dan katak. Terlihat di awal masuk sekolah, masing masing siswa memiliki keunggulan pada mata pelajaran tertentu. Elang, sangat unggul dalam terbang. Dia memiliki kemampuan yang berada di atas kemampuan binatang lain. Demikian juga katak, sangat mahir pada pelajaran menyelam.
Namun, beberapa waktu kemudian karena "animals schooling" mewajibkan semua harus lulus 5 Mapel. Maka mulailah si Elang belajar memanjat dan berlari. Tupai pun berkali-kali jatuh dari dahan yg tinggi karena belajar terbang. Bebek seringkali ditertawakan meski sudah bisa berlari dan sedikit terbang. Namun sudah mulai tampak putus asa ketika mengikuti pelajaran memanjat.
Semua siswa berusaha dengan susah payah namun belum juga menunjukkan hasil yang lebih baik. Tidak ada siswa yang menguasai 5 mapel tersebut dengan sempurna.
Kini, lama kelamaan.
Tupai sudah mulai lupa cara memanjat, bebek sudah tidak dapat berenang dengan baik karena sebelah kakinya patah dan sirip kakinya robek, karena terlalu sering belajar memanjat. Kondisi inilah yang saat ini terjadi mirip dengan kondisi pendidikan kita.
Orangtua berharap anaknya serba bisa.
Sangat stress ketika matematikanya dapat nilai 5. Les A, Kursus B, Les C, kursus D, private E dan sebagainya dan berjibun kegiatan lain tanpa memperhatikan dan fokus pd potensi anaknya masing masing.
Mari kita syukuri karunia  luar biasa yang sudah Allah amanahkan kepada para orangtua yang memiliki anak-anak yang sehat dan lucu.
Setiap anak memiliki belahan otak dominannya masing masing.
Ada yang dominan di limbik kiri, neokortek kiri, limbik kanan, neokortek kanan, juga batang otak. Sehingga masing-masing memiliki kelebihannya sendiri sendiri.
Fokuslah dengan kelebihan itu, kawal, stimulasi dan senantiasa fasilitasi agar terus berkembang. Janganlah kita disibukkan dengan kekurangannya. Karena sesungguhnya setiap anak yang terlahir di dunia ini adalah cerdas (di kelebihannya masing-masing), istimewa dan mereka adalah Bintang yang bersinar di antara kegelapan Malam.
Inilah saatnya kita bergandeng tangan  menggali potensi diri anak dan anak didik kita seoptimal mungkin.
Selamat berjuang Bapak Ibu Guru, Ayah dan Bunda. Semoga Allah SWT mudahkan segala urusan kita mengiringi kesuksesan peserta didik serta ananda kelak di dunia  dan di akhirat. Aaamiiin...
Bagaimana Menyikapi?
Banyak orang memposting sesuatu yang tidak sesuai dengan situasi dan kondisi pembaca. Postingan di atas dimuat pada sebuah grup-guru SMP. SMP adalah sekolah umum pendidikan dasar. Dengan demikian pelajaran yang diberikan kepada siswanya tidak atau belum mengarah kepada sebuah profesi. Mata pelajaran yang diberikan semua dalam taraf dasar. Setiap sekolahpun menentukan kriteria penguasaaan minimal terhadap pelajaran yang ada. Tiap sekolah mempunyai kriteria minimal yang tidak harus sama. Kriteria minimal inilah yang harus dikuasai oleh semua siswa. Silabus materi tiap-tiap mata pelajaran mengacu pada ketentuan yang berlaku. Saya yakin penentuan tersebut berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang dilakukan bukan sembarang orang yang berkompeten terhadap keilmuannya. Dengan demikian tidak akan mungkin seorang siswa yang tidak mempunyai kelainan mental, tidak mampu mencapai ketentuan minimal.
Bagimana dengan postingan di atas?
Postingan tersebut tidak berlaku untuk sebuah sekolah umum. Masing-masing binatang yang dicontohkan mempunyai dasar vokasional yang berbeda-beda. Jadi alangkah bijaksananya kalau postingan tersebut untuk SMK. Jurusan Elang, yang menjadi siswanya spesies burung, bukan binatang melata.

No comments:

Post a Comment

TERIMA KASIH